Gasing Persiapkan Guru Pembimbing Lanjut S2, Luhut : Sejalan Dengan Transformasi Pendidikan
- Herlambang Ichtiarto
- 13 Mar, 2025
Gasing Persiapkan Guru Pembimbing Lanjut S2, Luhut : Sejalan Dengan Transformasi Pendidikan
Dewan Ekonomi Nasional, Luhur Binsar
Panjaitan menyambangi pelatihan persiapan talenta muda bagi guru pembimbing yang
diselenggarakan Gasing Academy, Selasa (11/3/2025). Ada 180 guru dari berbagai
daerah yang mengikuti pelatihan yang didakan di Wisma Hijau, Cimanggis, Depok
tersebut.
Guru-guru tersebut datang dari berbagai dari
pedesaan terpencil, perbatasan, hingga pulau-pulau kecil di timur Indonesia.
Mereka rela menempuh perjalanan jauh dan meninggalkan keluarga, agar
sekolah-sekolah terpencil tidak lagi tertinggal, tapi mampu berjalan beriringan
dengan sekolah-sekolah di kota besar.
“Menempuh perjalanan jauh, meninggalkan
keluarga, semua demi satu tujuan: menjadi motor perubahan bagi pendidikan di
daerah mereka.” Ucap Luhut dalam postingan instagramnya.
Di sela-sela acara, Luhut juga berbincang
dengan anak-anak tentang cita-cita mereka. Beberapa dari mereka ingin menjadi
dokter, CEO perusahaan, Polwan, dan juga perawat.
“Saya berpesan kepada mereka: Cita-citamu
boleh setinggi langit, tetapi jangan lupa untuk mengabdi kepada bangsa dan
negaramu. karena kemajuan Indonesia ada di tangan kalian yang hebat-hebat ini.”
Kata Luhut.
Gasing Academy merupakan akademi yang lahir
dari metode belajar matematika gampang, singkat, dan menyenangkan (GASING) yang
diciptakan Prof. Yohanes Surya, Ph.D . Saat itu ia menciptakan metode tersebut untuk
mempermudah anaknya belajar matematika.
Sebanyak 31.000 guru dan hampir setengah juta
murid di 110 kota/kabupaten telah
merasakan manfaat Gasing Academy sejak dibangun tahun 2022. Dalam pelatihan
ini, Gasing sedang mempersiapkan 102 guru untuk melanjutkan studi S2 di
Universitas Pendidikan Indonesia, dan 20 siswa terbaik untuk ikut olimpiade
matematika serta mengembangkan AI-TOBA, kecerdasan buatan untuk pembelajaran
matematika.
Luhut berpendapat bahwa program ini sejalan
dengan salah satu prioritas nasional presiden Prabowo untuk mewujudkan generasi
emas Indonesia lewat 40 sekolah unggulan Garuda. Ia berharap bahwa guru-guru
yang mengikuti pelatihan ini menjadi garda terdepan demi mewujudkan generasi
emas masa depan Indonesia.
“Saya selalu percaya bahwa kemajuan bangsa
lahir dari ruang-ruang kelas di pelosok negeri serta pengabdian guru-guru yang
berjuang dengan hati seperti mereka yang saya temui hari ini. Dan saya yakin
pula bahwa Indonesia masih berada di jalur yang tepat untuk bergerak maju
menuju masa depan pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan.” Ujar Luhut.
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *
